Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017
Aku diam...Dan masih diam dengan sikapmu. Walau perih menyayat hati... Kucoba lalui ini semua. Mungkin engkau tak akan mengerti. Atau mungkin​ engkau pura2 tak peduli. Aku seperti pengemiz... Bukan pengemis harta.. tapi pengemis perhatian. Bukan mengemis perhatian dari orang lain. Tapi mengemis perhatian pada suamiku sendiri. Apakah seperti ini cinta yang kau inginkan.... Apakah seperti ini cinta yang dulu engkau janjikan? Andai aku punya kuasa untuk merubah keadaan. Akan ku rubah apa yang aku jalani saat ini. Biar kamu yang sakit melihat aku bersama orang lain. Bukan aku.... Agar kamu tau bagaimana rasanya kehilangan dan berharap perhatian dari orang yang kamu sayang. Allah tidak tidur. Allah pasti tau apa yang terbaik untukku. Tidak saat ini pasti suatu saat nanti. Q yakinkan itu pasti.
Menunggu hadirnya dirimu malaikat kecilku Ini adalah Minggu Minggu Bunda menanti engkau hadir di dunia ini. Dokternya bilang sebenarnya Dede udah bisa  lahir di Minggu2 ini. Ya maksimal itu tanggal 9 September 2017.... Dede udah harus keluar. Sebelumnya saat periksa rutin biasa saja. Normal 2 saja kondisinya. Pas jatuh d Minggu ke 37 dokter bilang posisi Dede sungsang. Langsung shock mendengar itu semua. Bunda ingin melahirkan Ade secara normal. Biar sehat keduanya. Dokter menyarankan gerakan sesuatu agar posisi Dede kepalanya kembali ke bawah. Dan Minggu depan dijadwalkan check up lagi. Andai ayahnya selalu temani bundanya. Biar dia ngajak ngobrol Dede supaya dedenya pindah posisi kepalanya. Tapi apalah dayaku. Ayahnya seperti nya cuek. Saat bundanya cerita saja dia hanya datar2 saja jawabannya. Tidak memberikan solusi yang bisa menenangkan bundanya. Entah memang tak peduli apa emang tak mengerti. Satu2nya harapan ku adalah Dede dan Allah SWT. Semoga Dede mengerti keingi...